Assalamualaikum ?
Bagaimana Surga, kak ? dek ? Indah bukan ? Semoga kalian bahagia di sana, semoga kalian setia menunggu kami , menjemput kami untuk berbahagia di istana Surga ..
Aku rindu kalian, rindu akan sesuatu yang tak pernah aku rasakan. Aku ingin dipeluk manja oleh kakak laki-laki. Aku ingin bertengkar dengan adik laki-laki. Mengapa kalian pergi justru sebelum aku mengenal kalian ?
Aku anak perempuan yang lemah, saat aku tersakiti aku tak ada yang melindungi. Aku iri pada mereka yang mempunyai saudara laki-laki. Bisa menjaga mereka kapanpun. Eh, aku juga punya, kalian mengawasi dan menjagaku dari Surga, kan ? :_)
Kakakku, kalau masih ada mungkin sekarang sudah sangat dewasa, sudah memiliki keluarga sendiri. Punya istri yang cantik dan anak yang lucu. Kak Ganesha ..
Dan adikku, Windu . Mungkin sekarang kamu sudah SMA. Sudah besar, bisa kuajak jalan-jalan, atau sekedar jogging pagi-pagi.
Aku berdoa untuk kalian, berdoa agar kalian tetap menjadi peri pelindung untuk Ibunda .. Tetap menjadi malaikat penjaga untuk Ayahanda .. Tetap menjadi kekasih untuk kakak perempuan dan adik perempuanku.
Eh iya, kenalkan nama kakak perempuanku Nuniek, dan adik perempuanku Mayang. Aku sendiri Mutia. Kita satu keluarga, kita akan bersama di Surga nanti. Aamiin ..
Finally, aku hanya bisa tersenyum lirih saat lewat pekuburanmu, kak. Maaf aku tak bisa mempertahankannya lebih lama. Juga pekuburan adikmu, Windu. Maafkan aku, maafkan ibu dan ayah, maafkan kak Nuniek dan Mayang. Maafkan kami ..
Wassalamualaikum .. :_)
Bagaimana Surga, kak ? dek ? Indah bukan ? Semoga kalian bahagia di sana, semoga kalian setia menunggu kami , menjemput kami untuk berbahagia di istana Surga ..
Aku rindu kalian, rindu akan sesuatu yang tak pernah aku rasakan. Aku ingin dipeluk manja oleh kakak laki-laki. Aku ingin bertengkar dengan adik laki-laki. Mengapa kalian pergi justru sebelum aku mengenal kalian ?
Aku anak perempuan yang lemah, saat aku tersakiti aku tak ada yang melindungi. Aku iri pada mereka yang mempunyai saudara laki-laki. Bisa menjaga mereka kapanpun. Eh, aku juga punya, kalian mengawasi dan menjagaku dari Surga, kan ? :_)
Kakakku, kalau masih ada mungkin sekarang sudah sangat dewasa, sudah memiliki keluarga sendiri. Punya istri yang cantik dan anak yang lucu. Kak Ganesha ..
Dan adikku, Windu . Mungkin sekarang kamu sudah SMA. Sudah besar, bisa kuajak jalan-jalan, atau sekedar jogging pagi-pagi.
Aku berdoa untuk kalian, berdoa agar kalian tetap menjadi peri pelindung untuk Ibunda .. Tetap menjadi malaikat penjaga untuk Ayahanda .. Tetap menjadi kekasih untuk kakak perempuan dan adik perempuanku.
Eh iya, kenalkan nama kakak perempuanku Nuniek, dan adik perempuanku Mayang. Aku sendiri Mutia. Kita satu keluarga, kita akan bersama di Surga nanti. Aamiin ..
Finally, aku hanya bisa tersenyum lirih saat lewat pekuburanmu, kak. Maaf aku tak bisa mempertahankannya lebih lama. Juga pekuburan adikmu, Windu. Maafkan aku, maafkan ibu dan ayah, maafkan kak Nuniek dan Mayang. Maafkan kami ..
Wassalamualaikum .. :_)
0 Response to "Surat untuk kakak dan adikku di Surga"
Posting Komentar